Inilah Contoh 19 Syariat yang Tak Bisa Dipraktekkan Tanpa Adanya Negara Islam Khilafah

Syariah yang memang dibebankan atas individu (fardhu ‘ain) jelas bisa langsung dijalankan, tidak perlu menunggu negara khilafah. Misalnya syariah sholat, puasa, makan minum yang halal, menutup aurot, menuntut ilmu, ahlaqul karimah pada orang tua atau tetangga, dsb.

Syariah yang dibebakan secara kolektif pada masyarakat (fardhu kifayah) ada yang bisa dijalankan tanpa menunggu negara khilafah. Misalnya mengurus jenazah, menyelenggarakan sholat Jum’at, dakwah, dan amar ma’ruf nahy munkar.

Tetapi memang ada banyak sekali syariah yang dibebankan secara kolektif pada negara sebagai wakil masyarakat (fardhu kifayah khas), yang tidak bisa dijalankan tanpa negara khilafah. Misalnya:

  1. Menarik zakat secara paksa bagi muzakki yang bandel
  2. Mengejar suami-suami yang tidak bertanggungjawab menafkahi istrinya
  3. Memaksa mall-mall untuk menyediakan ruang sholat yang layak
  4. Memaksa pabrik-pabrik mengatur jadwal karyawannya untuk sholat dan sholat jum’at
  5. Menutup pabrik minuman keras
  6. Melarang televisi menayangkan acara yang merusak aqidah dan ahlaq
  7. Mengelola asset-asset publik (tambang, hutan, infrastruktur)
  8. Mengubah seluruh bank ribawi ke bank dengan aqad syariah
  9. Menyediakan pendidikan dengan kurikulum islami secara gratis atau terjangkau
  10. Menyediakan jaminan kesehatan untuk semua orang, merazia pengedar barang haram
  11. Menyiapkan sistem birokrasi yang tidak memberi kesempatan suap maupun korupsi
  12. Menyiapkan peradilan berdasarkan syariah
  13. Sampai menghukum penista agama
  14. Merajam pezina
  15. Memotong tangan pencuri
  16. Menjalankan qishash pada para pelaku kekerasan dan pembunuhan.
  17. Ada juga syariah yang ditujukan kepada non muslim dan luar negeri, yaitu melindungi kebebasan beragama ahlu dhimmah.
  18. Melindungi umat Islam di seluruh dunia dari kezaliman
  19. Hingga politik luar negeri berorientasi dakwah dan jihad untuk mewujudkan Islam rahmat bagi semesta alam.

Syariah ini tidak bisa tegak tanpa adanya negara Khilafah.

Artikel Lainnya:  Apakah Tuhan itu Ada? Begini Bukti Adanya Tuhan

Sumber: https://www.facebook.com/famhar68/posts/10207582295047886, judul Asli: “Syariah Dulu atau Khilafah Dulu?”

Catatan editor: Profesor Fahmi Amhar bukan merupakan kontributor langsung TeknikHidup.com. Tulisan ini dimuat dengan cara menyadur konten pada akun facebook beliau.

BAGIKAN
Fahmi Amhar
Professor for Spatial Information System, and try to develop 7 Levels of Thinking - Beyond Scientific Way.

Bagaimana menurut Anda?

Komentar