AKU KUAT, karena aku tahu kelemahanku. AKU MENAWAN, karena aku sadari kecacatanku. AKU BERANI, karena aku mengakui ketakutanku. AKU BIJAK, karena aku mengevaluasi kesalahanku. AKU BISA MENCINTAI, karena aku sudah tinggalkan kebencian. AKU BAHAGIA, karena aku sudah letih bersedih terus…

AKU KUAT, karena aku tahu kelemahanku. AKU MENAWAN, karena aku sadari kecacatanku. AKU BERANI, karena aku mengakui ketakutanku. AKU BIJAK, karena aku mengevaluasi kesalahanku. AKU BISA MENCINTAI, karena aku sudah tinggalkan kebencian. AKU BAHAGIA, karena aku sudah letih bersedih terus...
AKU KUAT, karena aku tahu kelemahanku. AKU MENAWAN, karena aku sadari kecacatanku. AKU BERANI, karena aku mengakui ketakutanku. AKU BIJAK, karena aku mengevaluasi kesalahanku. AKU BISA MENCINTAI, karena aku sudah tinggalkan kebencian. AKU BAHAGIA, karena aku sudah letih bersedih terus…

Bagaimana menurut Anda?

Komentar


Artikel Lainnya:  Terkadang kebahagiaan itu sederhana, hanya sekadar ngobrol bareng.
BAGIKAN
Dani Siregar

Marketing TeknikHidup.