Ladies, Jangan Hanya Persiapkan Diri Jadi Istri yang Baik, Tapi Jugalah Jadi Menantu yang Baik

Sumber gambar: Soundvision.com

Yang menikah nanti memang hanya Kamu dan calon suamimu kelak saja. Tapi, kehidupan berkeluarga yang berubah bukan hanya dirimu dan dirinya saja. Namun juga anggota keluarga dirimu dan anggota keluarga sang calon suamimu kelak.

Maka dari itu, ada baiknya kamu tidak hanya mengusahakan agar menjadi istri yang baik saja. Namun, juga mengusahakan agar menjadi menantu yang baik bagi calon mertuamu kelak.

Nah, paling tidak, berikut ini merupakan 8 yang harus senantiasa Kamu usahakan, agar insyaAllah dirimu bisa senantiasa menjadi menantu yang baik.

1. Jago memasak makanan yang sang suami sukai, harus itu

Salah satu cara seorang ibu untuk menyenangi anaknya adalah, dengan membuat makanan yang enak dan disukai bagi anak-anaknya.

Nah, itulah yang biasa selama ini calon mertua kamu lakukan pada calon suami kamu tersebut. Maka dari itu, sangatlah penting kamu meniru hal tersebut.

Karena kalau dia sudah berpisah dengan ibunya, siapa lagi yang dapat memberikannya mekanan yang ia sukai, kalau bukan diri kamu?

Meski memang apabila kamu masih belum jago, tidak apa-apa. Yang penting bisa aja dulu. Dan tentunya ada kemauan dan semangat untuk senantiasa belajar memasak. Soal jago atau nggak, itu masalah jam terbang saja.

2. Optimis senantiasa melihat persamaan, daripada perbedaan-perbedaan

Bukanya jarang, sering suatu waktu ada perbedaan pendapat di antara mertua dan menantu.

Nah, kalau hal tersebut terjadi pada dirimu, maka cobalah untuk mencari persamaan. Misalnya, meski cara yang hendak kamu lakukan dan mertua lakukan tersebut berbeda, namun kamu dan mertuamu sama-sama ingin kebaikan tujuannya.

3. Paham bahwa laki-laki itu senantiasa harus mendengarkan dan menghormati orang tuanya

Ada kalanya pula nanti suami kamu harus memilih untuk menyisihkan tenaganya, uangnya, dan waktunya untuk ibunya atau untuk kamu; pada suatu kondisi yang sedang terbatas.

Artikel Lainnya:  10 Ciri Suami Setia, yang Bisa Membuat Sang Istri Klepek-Klepek

Nah, terkait hal itu, ketahuilah bahwa sesungguhnya seorang anak laki-laki itu tetap harus mengurusi ibunya. Terlepas apakah laki-laki itu sudah berkeluarga atau belum.

Tentunya, konteksnya di sini bukan berarti melalaikan istri dan anaknya. Namun, apabila pada satu waktu dia harus lebih berusaha mengurus ibunya, maka kamu harus paham bahwa hal tersebut merupakan kewajibannya. Sama wajibnya seperti ia harus mengurusi kamu.

4. Hubunganmu dengan orang tuamu sendiri pun baik, mungkin itu bisa jadi cerminan sikap baikmu

Insya Allah hubungan seseorang pada mertuanya akan bagus, apabila selama ini hubungannya dengan orang tua kandungnya pun bagus. Secara normatif biasanya begitu, dengan dasar seseorang itu memang bijak sifatnya.

Makanya tidak jarang kan, seseorang itu saat memilih calon pasangannya, salah satu pertimbangannya adalah dengan melihat bagaimana hubungan calonnya tersebut dengan orang tuanya. Karena mungkin hal tersebut bisa menjadi cerminan pada banyak beberapa hal.

5. Senantiasa legowo.. tanpa legowo, tamatlah sudah

Legowo merupakan salah satu kunci keluar dari ruang perdebatan yang tiada akhir. Dengan legowo, kita akan menundukkan ego kita, yang notabene ego itu menjadi penghalang ilmu untuk masuk.

Kalau tidak ada yang mau legowo, yasudah, maka ibarat semuanya itu hanya akan terpenjara di Penjara. Nggak bisa ke mana-mana, di situ-situ saja.

6. Senantiasa menjaga lisan, jangan mudah ghibah. Ghibah itu sering jadi perusak hubungan!

Salah satu hal yang sering ngeselin orang karena memang faktanya merusak citra orang lain, adalah dengan ghibah. Ngata-ngatain aib orang lain, tanpa ada kepentingan. Akibatnya, hubungan orang jadi rusak.

Sayangnya, hal tersebut lumayan marak dipraktekkan oleh kalangan ibu-ibu.

Maka dari itu, apabila ada sebagian ibu-ibu yang senantiasa menjaga lisannya dari ghibah, maka dia itu ibarat buah yang segar, dibandingkan buah-buah lain yang kurang bahkan bisa jadi buah yang busuk. Buah yang busuk hanya akan membuat orang jadi sakit.

Artikel Lainnya:  3 Cara Mendapatkan Teman yang Banyak, Praktekkan Nih Biar Kamu Nggak Kesepian!

Hal penjagaan lisan itu pun tentu menjadi sesuatu yang sangat disukai dan disyukuri oleh sang mertua. Karena insyaAllah akan menjauhkan keluarganya dari potensi rusaknya hubungan-hubungan.

7. Senantiasa berkomunikasi dengannya, ingat witing tresno jalaran soko kulino

Terkadang kebahagiaan itu sederhana, hanya sekadar ngobrol bareng orang-orang yang kita cintai. Secara umum begitu. Tentunya, obrolannya yang bagus-bagus saja.

Karena dengan interaksi yang baik apalagi intens, maka pun biasanya hubungan akan senantiasa baik pula.

Nah, maka dari itu, senantiasalah kamu berkomunikasi dengan mertuamu kelak. Tentunya bukan sekadar komunikasi online, namun juga komunikasi offline.

8. Senantiasa merawat anak, sehingga cucunya senantiasa baik dan sehat

Setiap nenek pasti sangat senang apabila cucunya senantiasa sehat dan baik-baik saja. Beliau sering bertanya kepada cucunya apakah sudah makan atau belum, kalau belum maka akan segera diberi makanan.

Maka dari itu, calon mertua kamu pasti akan sangat senang dengan kamu, kalau anakmu senantiasa kamu rawat dengan baik.

Tentunya kalau soal sehat atau sakit itu datangnya dari Allah. Namun, yang sangat diapresiasi pada dirimu adalah usahamu merawat anak-anakmu.

Nah, demikianlah setidaknya 8 hal yang harus kamu usahakan, agar insyaAllah bisa menjadi seorang anak menantu perempuan yang baik dan juga membanggakan mertua.

Semoga kamu bisa demikian yaa.. 😉

BAGIKAN
Nisi
Senang menulis dan berbagi.

Bagaimana menurut Anda?

Komentar