Kenapa Rambut Bayi Susah Tumbuh? Apakah Itu Normal?

kenapa rambut bayi susah tumbuh

Bagi para orang tua yang memiliki bayi, tentunya kesehatan bayi merupakan hal utama yang paling diperhatikan. Kesehatan bayi seringkali membuat orang tua khawatir karena sistem imun bayi belumlah cukup kuat seperti kita orang dewasa. Sangat diperlukan perhatian khusus untuk kesehatan sang bayi. Hal sekecil apapun yang terjadi pada bayi dapat membuat orang tua merasa was-was, contohnya adalah mengenai rambut.

Rambut merupakan salah satu bagian tubuh yang dapat memperlihatkan keadaan kesehatan dari seseorang, begitu pula pada bayi. Rambut bayi seringkali menjadi objek kekhawatiran orang tua, tidak sedikit rambut bayi yang sangat tipis bahkan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk tumbuh.

Hal tersebut membuat banyak orang tua bertanya-tanya kenapa rambut bayi susah tumbuh? Apakah hal tersebut berbahaya?

Pertumbuhan rambut pada bayi umumnya tidak dapat disamakan. Tiap bayi memiliki tumbuh kembang yang berbeda-beda satu sama lain. Ada yang dari lahir sudah botak, ada yang berambut tipis, bahkan ada yang sudah berambut panjang dan tebal.

Keadaan rambut anak tersebut ketika lahir dipengaruhi oleh gen dari kedua orang tuanya. Begitu pula saat anak sudah besar, hal tersebut juga dipengaruhi oleh gen tersebut.

Sebenarnya tidak ada waktu pasti yang dapat menentukan kapan rambut bayi tersebut akan tumbuh. Atau seberapa banyak rambut bayi yang akan tumbuh pada rentang waktu tertentu.

Seperti yang telah disebutkan, pertumbuhan rambut dari bayi yang satu dengan bayi lainnya tidak dapat disamakan. Maka Anda sebagai orang tua tidak perlu terlalu khawatir bahkan iri terhadap bayi lain yang rambutnya tebal dan cepat tumbuh.

Rambut bayi pada umumnya bertambah sekitar 0,3 mm per hari. Tentunya ukuran tersebut tidak dapat diukur dan tidak terlihat langsung hanya dengan mata telanjang.

Bila rambut bayi Anda masih tipis, janganlah khawatir bahkan pesimis. Karena bayi memiliki rambut sementara ketika ia lahir hingga berumur kurang lebih enam bulan. Rambut sementara itu kemudian akan tergantikan dengan rambut permanen yang lebih kuat.

Bayi pada umumnya ketika lahir hingga berumur enam bulan, akan mengalami kehilangan pada rambutnya. Tekstur rambut bayi pun akan terus berubah, tekstur bayi yang baru lahir akan berbeda dengan bayi yang sudah berumur beberapa bulan.

Perubahan tekstur rambut pada bayi berubah karena pertumbuhannya yang belum stabil. Kemudian tekstur rambut bayi tersebut akan terus berubah.

Ketika bayi sudah mengalami kehilangan rambut yang telah dijelaskan di atas, pada usia sembilan bulan akan ada proses lain pada rambut bayi. Ketika menginjak usia tersebut, bayi akan mengalami pertumbuhan rambut.

Maka dari itu, bayi yang sudah berumur satu tahun biasanya sudah memiliki rambut dan jarang yang mengalami kebotakan. Kecuali bila sang orang tua mencukur rambut anaknya.

Lalu bagaimana bila rambut bayi tak kunjung tumbuh ketika bayi sudah menginjak usia satu tahun?

Anda tidak usah khawatir, karena Anda harus ingat bahwa tumbuh kembang rambut bayi berbeda – beda. Apalagi dengan pertumbuhannya yang masih belum konstan, tentunya hal tersebut sangat memengaruhi pertumbuhan rambut bayi Anda.

Namun apabila pada umur dua tahun, rambut bayi Anda tidak kunjung tumbuh, lebih baik Anda mengkonsultasikannya ke dokter anak atau dokter kulit terpercaya.

Selain itu, bila rambut bayi sangat rontok hingga mencapai seratus helai perhari, hal tersebut juga harus menjadi perhatian Anda.

Hal tersebut dapat dipengaruhi oleh faktor genetik yang dapat menyebabkan penyakit yang dipengaruhi oleh autoimun. Autoimun tersebut adalah antibodi yang dihasilkan tubuh, yang membuat rambut tidak tumbuh.

Anda janganlah terlalu khawatir pada pertumbuhan rambut, fokuslah terhadap kesehatan kulit kepala bayi Anda.

  • Berikan shampoo terbaik khusus bayi yang nyaman dan tentunya aman bagi bayi Anda.
  • Selain itu, saat keramas gunakanlah air hangat.
  • Pastikan air yang digunakan tidak terlalu dingin dan tidak terlalu panas.
  • Selalu gosokkan secara lembut dengan memijatnya secara perlahan.
  • Dan keringkan menggunakan handuk bayi yang lembut.

Selain itu, jagalah kesehatan rambut bayi Anda dengan memberikan makanan yang bergizi bagi tumbuh kembang rambutnya

Berikan makanan yang mengandung vitamin B, beberapa contohnya adalah:

  • ayam
  • keju
  • brokoli
  • wortel
  • dan sebagainya

Bukan hanya vitamin B, vitamin A pun baik untuk kesehatan rambut bayi, contohnya adalah:

  • ikan tuna
  • hati ayam
  • telur
  • susu
  • wortel
  • ubi jalar
  • labu
  • bayam
  • sawi
  • dan sebagainya.

Anda juga dapat mengoleskan minyak kemiri yang dibakar untuk merangsang pertumbuhan rambut Anda.

Lebih baik Anda memberikan penumbuh rambut bayi herbal kepada bayi Anda sehingga rambut dapat tumbuh dengan sehat dan kuat.

Selektiflah dalam memilih produk rambut untuk bayi. Paling tidak pilihlah yang sudah distandariasi. Dan tentunya gunakan sesuai aturan pakainya.

YUK USAHAKAN ANAK KITA MENJADI SHOLEH & SEHAT, DAMBAAN KELUARGA & PERADABAN! 😊

Dapatkanlah konten-konten ilmu parenting Islami melalui email Anda!

Daftarkan email Anda pada Newsletter Syi’ir!