5 Penyebab Tidak Nafsu Makan dan Kelelahan

penyebab tidak nafsu makan

Pada saat-saat tertentu, kita bisa kehilangan nafsu makan. Hal tersebut bisa terjadi karena kamu tidak memiliki nafsu atau keinginan untuk mengkonsumsi makanan tertentu seperti sebelumnya. Hanya dengan memikirkan makanan saja terkadang bisa membuatmu merasa mual seolah-olah ingin muntah atau bahkan pada saat mencoba untuk mengkonsumsi makanan tertentu kamu akan muntah.

Biasanya jika nafsu makan menurun dan hilang, gejala lain yang akan muncul adalah kelelahan. Kelelahan bisa muncul begitu saja tanpa sebab atau tanpa melakukan pekerjaan berat sebelumnya. Pada saat kamu lelah, kamu merasa tidak perlu untuk tidur dan beristirahat. Sebaliknya, kamu merasa malas untuk melakukan aktivitas apapun dan tidak termotivasi. Energimu seolah-olah hilang begitu saja. Apabila kamu melakukan sesuatu, kamu tidak bisa menikmatinya.

Penyebab kehilangan nafsu makan dan lelah:

1. Infeksi dan Penyakit

Pada umumnya kehilangan nafsu makan atau rasa lelah disebabkan karena adanya beberapa gangguan medis. Tubuh kita bisa menjadi sangat lelah walaupun kita tidak melakukan pekerjaan berat karena energi yang ada di dalam tubuh kita digunakan secara otomatis oleh tubuh untuk melawan infeksi. Diantara beberapa infeksi yang sering menyebabkan seseorang merasa lelah antara lain:

  • Infeksi paru-paru
  • Infeksi dubur
  • Kanker ginjal
  • Kanker usus besar
  • Kanker perut
  • Kanker pankreas
  • Kanker ovarium
  • Hepatitis C
  • Infeksi tenggorokan, dll.

Semua itu biasanya dapat menyebabkan kehilangan nafsu makan seseorang.

2. Obat-obatan dan Perawatan Medis

Kehilangan nafsu makan yang diikuti rasa lelah dan rasa mual juga bisa disebabkan karena obat-obatan tertentu.

Perawatan medis dapat menyebabkan kamu mengalami kehilangan nafsu makan khususnya akibat pengobatan kanker.

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah beberapa obat-obatan yang dapat menyebabkan kelelahan dan kehilangan nafsu makan.

  • Antibiotik
  • Morfin
  • Steroid anabolik
  • Kodein
  • Obat tidur, dan
  • Obat tekanan darah tinggi atau darah rendah

3. Kondisi Kesehatan Kronis

Penyebab lain kehilangan nafsu makan dan rasa lelah yang dialami oleh seseorang adalah karena penyakit kronis seperti:

  • Gagal jantung kongestif
  • Hipotiroidisme ( ini adalah kondisi dimana seseorang kekurangan hormon tiroid, biasanya disebabkan kekurangan zat yodium)
  • Anemia atau kekurangan zat besi
  • Emphysema
  • HIV
  • Sindrom kelelahan kronis
  • Penyakit celiac
  • Maag
  • Radang sendi
  • Kolitis ulserativa
  • Penyakit gerd atau gastro esofagus reflux disease
  • Asma pada anak-anak
  • Kehamilan ektopik
  • Endokarditis
  • Penyakit Crohn ( yaitu sebuah penyakit yang dapat mempengaruhi kemampuan untuk mencerna makanan. Biasanya ditandai dengan rasa sakit dan diare pada perut)
  • Gastroparesis
  • Sakit kronis
  • Penyakit ginjal
  • Migrain
  • Penyakit hati
  • Fibromyalgia
Artikel Lainnya:  6 Cara Menambah Nafsu Makan Orang Dewasa

4. Gangguan Mental

Kemudian kehilangan nafsu makan juga bisa dikarenakan seseorang mengalami gangguan mental. Berikut adalah beberapa diantaranya:

  • Stres
  • Sedih
  • Gelisah
  • Depresi

5. Kehamilan

Khusus bagi seorang wanita, apabila mereka hamil, terutama di trisemester pertama, ketika hormon tubuhnya mulai banyak melakukan aktivitas untuk menyediakan tempat bagi jabang bayi yang akan tumbuh di dalam rahim mereka, menyebabkan energi yang mereka miliki terkuras.

Tidak hanya itu, biasanya hal tersebut juga akan menimbulkan rasa mual atau yang biasa kita kenal dengan morning sickness. Akibat perubahan hormon dan perubahan yang terjadi pada tubuh wanita tersebut menyebabkan mereka kehilangan nafsu makan.

Kondisi Darurat

Apabila kamu merasa sangat lelah dan kehilangan nafsu makan di waktu yang bersamaan, kemungkinan besar kamu akan merasa:

  • Pusing
  • Penglihatan akan menjadi kabur
  • Detak jantung tidak beraturan dan berdetak sangat cepat
  • Sakit pada dada
  • Sesak nafas, atau
  • Merasa kebingungan

Ini adalah kondisi darurat di mana kamu harus segera meminta bantuan, atau segeralah memeriksakan diri ke dokter atau ke pusat-pusat pelayanan kesehatan terdekat.

Selain beberapa kondisi tersebut, kamu juga harus segera menemui dokter apabila obat-obatan yang diberikan kepadamu untuk mengobati penyakit tertentu yang membuat tubuhmu lelah dan kehilangan nafsu makan.

Berkonsultasilah lebih dalam dan lebih jauh untuk mencari alternatif terbaik. Perhatikan juga jika kamu mengalami penurunan berat badan secara tiba-tiba dan kesulitan mentoleransi suhu dingin.

Cara Mengobati Rasa Lelah dan Kehilangan Nafsu Makan

1. Akibat Obat

Apabila rasa lelah dan kehilangan nafsu makan yang kamu alami disebabkan karena obat-obatan tertentu, cepatlah menghubungi dokter yang meresepkan obat-obatan tersebut. Biasanya mereka akan menyesuaikan dosis atau takarannya, atau mereka juga bisa meresepkan obat yang lain dengan tujuan yang sama namun memiliki efek samping yang mungkin lebih ringan dan lebih sedikit.

Artikel Lainnya:  Sering Lupa dan Kurang Konsentrasi? Atasilah dengan 8 Cara Ini, Agar Kerja Jadi Optimal

2. Penyakit

Sedangkan apabila diakibatkan oleh penyakit misalnya penyakit kronis atau apabila disebabkan oleh infeksi, satu-satunya cara untuk mengatasi rasa lelah dan kehilangan nafsu makan tersebut adalah dengan mengobati penyakit tersebut.

Selain mengandalkan obat-obatan, berkonsultasi juga bisa membantu mengatasi kehilangan nafsu makan dan rasa lelah terutama apabila disebabkan karena gangguan mental.

Yang akan Diperiksa oleh Dokter

Apabila kamu menemui profesional kesehatan untuk memeriksakan kondisimu, kemungkinan besar mereka akan melakukan pemeriksaan fisik, memeriksa tinggi badan dan berat badan, kemudian mereka juga akan memberikan beberapa pertanyaan mengenai diet yang kamu jalani selama ini.

Mereka akan mencoba mengetahui apakah nafsu makan menurun parah atau hanya ringan saja?

Dokter juga akan mencoba mencari tahu apakah pasien kehilangan berat badan dalam jumlah yang banyak atau tidak?

Mereka akan mencoba mencari tahu apa saja yang menyebabkan penurunan nafsu makan?

Mereka juga akan berusaha mencari beberapa informasi penting lainnya, terutama yang berkaitan dengan kejiwaan. Oleh sebab itu, kamu sebaiknya terbuka terhadap apapun pertanyaan dokter, baik itu yang menyebabkan mentalmu terganggu seperti: kesedihan, stres atau yang lainnya.

Beberapa tes yang mungkin juga akan diberikan oleh dokter meliputi:

  • Tes tekanan darah
  • Dokter juga mungkin melakukan USG untuk mengecek kondisi perut
  • Jika mereka mencurigai ada kanker usus, kemungkinan besar dokter akan melakukan: barium enema, sigmoidoscopy atau colonoscopy.
  • Tes HIV
  • Tes fungsi hati
  • Tes fungsi ginjal
  • Jika kamu seorang wanita, terutama yang sudah menikah, kemungkinan besar dokter akan melakukan tes kehamilan.
  • Dokter juga akan mengecek tingkat sedimentasi eritrosit.
  • Tes fungsi tiroid
  • Screening obat urin
  • Dll

Dalam kasus tertentu, terutama dalam kasus gizi buruk atau apabila selama ini pasien benar-benar tidak bisa mengkonsumsi makanan apapun, kemungkinan besar mereka akan diminta untuk tinggal di rumah sakit. Mereka akan diberikan nutrisi atau makanan melalui vena (intravena).

 

BAGIKAN
Ibu muda sekaligus nyambi jadi blogger yang menyukai banyak hal menyenangkan. Pecinta bakso tapi gak pernah sukses bikin bakso sendiri. Hobi nulis dan duit, kadang-kadang nulis dapet duit. :D Dan sedang belajar banyak hal di dunia IM. ;)

Bagaimana menurut Anda?

Komentar