Tidak Ada Nasehat yang Salah.. Terimalah Nasehat Apapun Itu, dari Siapapun…

Tidak Ada Nasehat yang Salah.. Terimalah Nasehat Apapun Itu, dari Siapapun...

Iya, tidak ada nasehat yang salah. Semua nasehat itu benar.

Maka, saat seseorang memberikan kita nasehat, terimalah. Siapapun dia itu.

Apapun nasehat itu, terimalah.

Misalnya… Apabila seseorang menasehati kita, “Kamu itu jangan males-malesan!” apakah nasehat itu benar, atau salah? Iya benar. Memang kita nggak boleh males-malesan.

Namun, kenapa kadang kita suka merasa tidak enak ketika dinasehati?

Adapun perasaan tidak enak saat kita mendapatkan nasehat, sejatinya itu bukan karena nasehatnya. Melainkan karena 2 hal berikut:

  1. Intonasinya
  2. Tidak nyambungnya antara nasehat dengan fakta

Contohnya seperti yang di atas, nasehat berupa agar kita jangan malas-malasan itu yah memang benar. Tidak ada salahnya sama sekali. Namun, bisa jadi kita merasa nggak enak, karena cara orang tersebut menyampaikannya ke kita dengan intonasi yang tinggi.

Atau, bisa jadi penyebab lain kenapa rasanya tidak enak, karena nasehat tersebut tidak nyambung. Padahal, yah memang faktanya dari dulu kita sudah rajin. Siapa yang malas-malasan? Mana ada kita malas-malasan. Sehingga, seolah nasehat itu menjadi tuduhan. Namun, tentunya esensi nasehat itu tetap nilainya benar, tidak salah.

Begitulah.. Boleh Anda coba periksa pada contoh nasehat lain.

Misalnya, ada orang memberikan nasehat kepada kita, “Kamu itu jadi orang harus teliti! Jangan ceroboh!”. Namun kita merasakan sesuatu yang nggak enak. Nah, meski begitu, tetaplah terima nasehat tersebut. Karena esensi nasehat tersebut benar.

Adapun rasa tidak enaknya, mungkin dikarenakan intonasi bicaranya yang tinggi. Sehingga seolah merendahkan kita. Atau, kemungkinan kedua, karena nasehatnya nggak nyambung. Mana faktanya bahwa kita ceroboh? Tidak ada. Padahal kita sudah teliti. Namun, meski begitu, nilai nasehat tersebut tetap benar. Esensinya memang benar. Memang ketelitian itu harus diemban, dan kecerobohan harus dipastikan tidak kita emban.

Artikel Lainnya:  10 Quotes Keanehan Perilaku Sosial Orang Zaman Sekarang, yang Membuat Kita Bingung dan Merenung

Begitulah.. Boleh Anda coba periksa lagi pada contoh nasehat lain.

Maka, Anda akan menemukan sebuah kesimpulan:

Tidak ada nasehat yang salah. Setiap nasehat itu nilainya benar. Adapun perasaan tidak enak itu mungkin berasal dari dua hal. Kemungkinan pertama, karena intonasinya yang seolah merendahkan. Kedua, karena nggak nyambungnya antara nasehatnya terhadap fakta diri kita.

BAGIKAN
Dani Siregar
Al-Faqir ilAllah. Menekuni dunia blogging dan Search Engine Optimization Marketing sejak tahun 2011. Suka martabak dan es krim. Hidup untuk mabda' Islam.

Bagaimana menurut Anda?

Komentar